Kiri… Kanan… Kiri… Pandang Lurus kedepan Teriak Sang Komandonya

10494676_10204315188185516_1025394024762933469_n

BATAM – Sepanjang Jalan dari kawasan Engku Putri sebagai area yang disebut pusat pemerintahan di Kota Batam, tadi pagi memang terlihat sangat menarik dengan barisan yang tersusun rapih bergerak satu arah dan satu komando serta satu tujuan mencapai garis finish dengan mengikuti aturan main yang diawasi oleh dewan juri yang terkenal tidak diketahui keberadaannya tersebut alias seperti sniper yang siap membidik setiap kesalahan para anggota regu.

Situasi di kawasan core business Batam centre tersebut itupun bukanlah kondisi gawat darurat akan tetapi lomba gerak jalan beregu yang ditaja oleh Panitia HUT RI dengan tujuan mengangkat semangat Nasionalisme dari antusiasme masyarakat Batam  yang mengambil posisi garis start dan finish di halaman kantor Walikota Batam.

Gerak jalan beregu sebagai salah satu upaya dalam melatih kekompakan seseorang dalam satu tim terlihat sangat menarik dengan berbagai penampilan yang membangkitkan semangat kebangsaan khususnya masyarakat Batam. Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Wawako Batam Ria Saptarika terlihat begitu menikmati suasana gegap gempita langkah para peserta dengan berbagai tampilan kostum dan suara masing-masing sebagai bagian yang menjadi penilaian para dewan juri.

Walikota Batam, Ahmad Dahlan yang hadir sejak pagi harinya memberikan apresiasi kepada para peserta lomba dan mengajak semua peserta yang mengikuti gerak jalan tersebut untuk memberikan makna dalam peringatan hari Kemerdekaan RI dengan rasa Nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa dan negara dengan menghitung mundur dari angka 10, agar peserta lomba benar-benar siap.
Menurut Kepala Kantor Pemuda dan olahraga Jefridin, selaku ketua pelaksana tiga kategori yang diperlombakan dalam gerak jalan beregu, kategori 17 km pertama kali yang dilepas Dahlan dan Ria, yang terdiri dari 69 regu yang berasal dari pelajar SMA putra sampai dengan mahasiswa dan umum dari dinas, instansi, TNI, Polri se-Kota Batam, waktu tempuh 204 menit. Ada yang menarik pada kategori ini, Dinas Pariwisata menampilkan budaya Melayu melalui pakaian yang dikenakan anggota regunya. Sekwan tampil beda dengan pakaian ala Mbah Surip dan Satpol PP Kota Batam memberikan penampilan terbaiknya dengan pakaian ala ibu hamil dilengkapi dengan daster. Kategori 8 km diikuti 81 regu dimana peserta dari pelajar SMP sampai dengan mahasiswa dan umum putri, kategori ini ditempuh dalam waktu 96 menit. Kategori ini tidak ada yang spesial, para peserta mengenakan baju olahraga pada umumnya. Kategori 5 km diikuti 116 regu dengan peserta pelajar SD putra putri dan ibu-ibu PKK, Dharma wanita se-Kota Batam. Lagi-lagi sekwan menampilkan pakaian ala Mbah Surip untuk ibu-ibunya. Ada juga yang menampilkan baju ala penari mambo. Kategori ini ditempuh dalam waktu 60 menit. Peserta dengan system beregu, setiap regu berjumlah 11 orang termasuk komandan regu dengan formasi dua berjajar dengan nomor dada pada barisan kanan depan dan belakang.
Secara keseluruhan, ada 303 regu total peserta 3333 orang yang meramaikan gerak jalan beregu tersebut. Semangat kemerdekaan sangat dirasakan karena banyak peserta lomba maupun panitia yang mengenakan baju merah putih. Total hadiah yang disiapkan panitia sebesar Rp 31, 850,000 untuk juara I,II, III dan harapan I, II, III. Hadiah dan pengumuman pemenang tidak serta merta diumumkan setelah pelaksanaan acara, tapi akan diumumkan saat penutupan peringatan HUT RI ke-64. Karena panitia atau juri yang terdiri dari persatuan guru olahraga Batam dan PASI Batam, memiliki cara penilaian tersendiri bukan hanya dengan catatan waktu yang terbaik. Penilaian gerak jalan beregu diantaranya tepat waktu dengan perolehan nilai 300, anggota regu lengkap memperoleh nilai 300, keseragaman antar anggota regu mendapat apresiasi 200, semangat tim yang tinggi dihargai 100, kerapian anggota regu 100, khusus ibu PKK ditambah nilai kreasi dan keunikan regu. Larangan atau hukuman bagi peserta diantarnya anggota regu kurang dari 6 orang dinyatakan gugur, anggota ketinggalan atau tercecer 10 meter dari barisan dan berlari bergabung nilai dapat dikurangi 10 point.
Pelanggaran memotong barisan lawan lewat tengah barisan dan mengakibatkan barisan lawan rusak nilai dikurangi 50 pint, membawa petunjuk waktu dapat dikurangi 50 point, membuat manuver atau gerakan yang bertujuan memperlambat waktu dapat dikurangi nilai 10 point, peserta masuk finish kecepatan 1 menit dikurangi 1 point, dan berlaku kelipannya. Dan yang terakhir masuk finish 1 menit kurang 2 point, berlaku kelipatannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: