Kiat Praktis Mempersiapkan Kondisi ’Zero Energy Supply’

LAMPU JALAN. foto.JPG; iwan (2)Bang Rudy di Coastarina IMG_1363

BATAM – Pada tanggal 23 – 25 Mei 2009 yang akan datang, PGN menghentikan pasokan gas ke Batam karena adanya pemeliharaan pipa penyalur gas dan infrastruktur lainnya. Praktis sumber energi penghasil daya listrik ke Batam juga masuk pada titik nol. Untuk menjaga kesinambungan energi listrik di Batam,  PLN Batam mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang  hanya bisa menyuplai daya listrik sekitar 77 MW dari total kebutuhan listrik di Batam sebesar 223 MW. Daya listrik yang tersedia itu, diprioritaskan untuk instalasi penting seperti Bandara Hang Nadim, Rumah Sakit OB, Rumah Sakit Umum Batu Aji, ATB (WTP Duriangkang, WTP Sei Ladi, WTP Muka Kuning, WTP Sei Harapan), Kantor-kantor Pemerintahan, Poltabes, Polda, serta kantor Media.

Kondisi ini menyebabkan PLN Batam hanya mampu menyediakan listrik selama 6 jam setiap hari untuk pelanggan, sehingga terpaksa melakukan pemadaman bergilir, antara 12 -18 Jam.  Agar Masyarakat bisa tetap nyaman pada saat pemadaman, berikut adalah kiat-kiat pelanggan dalam menghadapi Zero Supply pada saat listrik menyala dan pada saat terjadi pemadaman. Ada beberapa tindakan praktis yang dapat kita lakukan sesuai anjuran PLN Batam mulai tahap persiapan, saat pemadaman bahkan saat menyala. Ada baiknya kita simak anjuran dibawah ini :

Persiapan Umum Pra Zerro Supply.

1.    Bila memiliki genset, pastikan genset tersebut cukup bahan bakar dan bisa dioperasikan dengan baik. Siapkan bahan bakar cadangan yang cukup.
2.    Pastikan bahwa cadangan air untuk mandi, minum tercukupi pada saat listrik padam. Persiapkan penampung air seperti ember dll.
3.    Persiapkan penerangan alternatif seperti lilin, petromak, lampu minyak dan senter. Pastikan bahwa semua penerangan siap dioperasikan dan disimpan pada tempat-tempat yang mudah terjangkau.
4.    Bila memiliki kulkas, batasi penyimpanan makanan yang membutuhkan penyimpanan di kulkas dalam jangka waktu lama.
5.    Perhatikan sirkulasi udara di kamar tidur saat tidak menggunakan AC. Pastikan jendela dapat dibuka dan terlindungi oleh kawat nyamuk.
6.    Berikan pengarahan ntuk menghadapi zero supply kepada seluruh anggota rumah tangga termasuk para pembantu rumah tangga.
7.    Pertimbangkan untuk tidak membuat acara yang banyak mengundang orang dan membutuhkan listrik, terutama pada malam hari. Jika sudah menentukan acara pada tanggal 23-25 mei 2009 saat terjadi zero supply, pertimbangkan kembali untuk dialihkan pada hari yang lain, atau siapkan genset yang cukup.

Pada Saat Listrik Menyala. (Sekitar 6 Jam)

1.    Manfaatkan  semaksimal mungkin untuk melakukan charge alat-alat elektronik yang dibutuhkan sehari-hari, seperti handphone, lampu emergency.
2.    Lakukan aktifitas sehari-hari yang membutuhkan air pada saat listrik menyala, seperti mandi, mencuci baju, mencuci mobil, dll.
3.    Segera lakukan aktifitas sehari-hari (menyetrika, Memasak dg rice cooker) pada saat listrik menyala. Jangan menunda sampai listrik padam lagi.
4.    Gunakan listrik seperlunya. Bersyukurlah karena masih bisa memperoleh listrik. Bayangkan jika tidak ada listrik seperti kampung-kampung di pedalaman.
5.    Pastikan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan penerangan yang cukup untuk bisa diselesaikan pada siang hari atau pada saat listrik menyala. Misalnya mengerjakan PR, belajar,dll.

Pada Saat Listrik Padam (12 -18 Jam)
1.    Jangan panik, nyalakan penerangan alternatif seperti lilin lampu minyak atau emergency lamp yang sudah dipersiapkan.
2.    Perhatikan cara menaruh lilin ataupun lampu minyak yang aman, guna menghindari resiko kebakaran.
3.    Segera nyalakan Genset, bagi yang memiliki. Perhitungkan waktu yang tepat untuk mengoperasikan Genset dengan mempertimbangkan bahan bakar yang tersedia dan kemanfaatannya.
4.    Perhatikan keamanan rumah, harta benda serta lingkungan dengan melakukan koordinasi dengan RT/RW setempat. Informasikan juga pada Satpam/Security setempat tentang pemadaman listrik.
5.    Jangan paksakan untuk bekerja jika tidak memungkinkan, karena malah akan menimbulkan kepanikan dan kemarahan. Gunakan kesempatan pada saat listrik padam untuk melakukan aktifitas-aktifitas kreatif, yang bisa menghibur keluarga, tetangga dan menjalin keakraban.

Mudah-mudahan hal ini dapat mengamankan berbagai peralatan rumah tangga, kantor dan peralatan lainnya yang sangat terkait dengan suplai energi kelistrikan.

(sumber dari PLN  Batam)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: