Proses Demokratisasi di Indonesia Butuh Tauladan

BATAM : – Tahapan pelaksanaan Pemilu secara Nasional, sampai minggu kedua bulan September ini sudah memasuki tahap penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan diumumkan akhir bulan ini sebagaimana yang diamanahkan dalam aturan yang ada. Sebelum waktu yang diberikan juragan Pemilu tersebut berakhir, para Pejabat di Kota Batam sebagai bagian dari NKRI, telah berupaya melakukan sosialisasi dan himbauan-himbauan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dalam pembinaan politik dalam negeri. Salah satunya yang telah dilakukan Walikota Batam, Drs. Ahmad Dahlan di awal bulan September kemarin dan Wakil Walikota Batam, Ir. Ria Saptarika kemarin (09/09) dengan menyempatkan diri melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar dirinya dan keluarga di kantor KPU Batam serta di Kantor Kelurahan masing-masing yang kebetulan tinggal tidak berjauhan di Jl. Pierre Tandean,  Tanjung Pinggir, Sekupang.

Selaku insan yang mendambakan proses demokratisasi dan bagian dari pendewasaan sistem politik di Indonesia, saya juga memberikan harapan yang besar kepada semua pihak yang mendapatkan delegasi kewenangan maupun penugasan terkait dalam proses tahapan Pemilu tersebut untuk pro aktif dalam melaksanakan tahapan-tahapan Pemilu tersebut secara pro aktif dan penuh tanggung jawab. Mulai dari petugas pendaftar maupun warga sehingga data base pemilih yang valid dapat tercapai setelah disusunnya DPT nantinya.
Masih ada waktu bagi warga yang belum terdaftar untuk secepatnya melaporkan ke petugas pendata. Bahkan bagi warga yang belum mengetahui dirinya sudah terdaftar secara benar sesuai dengan data-data yang disampaikan dapat melakukan cross-check data di kantor kelurahan setempat.

Setelah dipastikan terdaftar, tugas dan kewajiban moral kita sebagai bagian dari anak bangsa ini, hendaknya dapat memainkan peran kita masing-masing untuk membangun demokrasi yang ideal di wilayah kita ini. Seluruh tahapan-tahapan penyelenggaraaan Pemilu sudah diinformasikan secara luas kepada masyarakat melalui Pemerintah maupun KPU Pusat dan Daerah supaya dapat dipahami dan dilaksanakan. Termasuk dalam menggunakan hak pilihnya nanti sehingga angka partisipasi aktif masyarakat semakin baik nantinya baik untuk tingkat lokal bahkan Nasional.

Sebagai informasi yang dapat kita jadikan pelajaran berharga pada rekapitulasi data penyelenggaraan Pemilu legislatif dan Pilkada di Kota Batam tahun 2004 lalu, jumlah warga yang telah terdaftar akan tetapi tidak menggunakan hak suaranya (golput) di Kota Batam ada sekitar 86.916 orang dari total jumlah pemilih sebanyak 388.147 orang. Sementara jumlah suara sah sekitar 264.527 suara untuk DPD RI, 228.762 untuk DPRD Provinsi dan 263.264 untuk DPRD Kota Batam. Suara tidak sahnya untuk ke tiga agenda Pemilu tersebut yakni 36.704 suara untuk DPD RI, 72.469 untuk DPRD Provinsi dan 37.967 suara untuk DPRD Kota Batam.

Hal yang selama ini menjadi kebimbangan warga adalah kepemilikan identitas kependudukan yakni KTP Batam. Selaku Kepala Daerah, Walikota Batam juga telah menginformasikan kepada seluruh warga untuk mendaftar sebagai pemilih dengan tidak mesti menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Batam. Akan tetapi dapat menunjukkan identitas lain yang menunjukkan yang bersangkutan merupakan warga Batam.

Apakah keteladanan yang telah diberikan oleh para Pemimpin kita di Kota Batam ini mampu mendongkrak partisipasi aktif masyarakat Batam dalam mewujudkan demokratisasi di Kota Batam? Masih butuh waktu untuk mengkaitkan kedua variabel tersebut.

(*titan).

3 Comments »

  1. […] Proses Demokratisasi di Indonesia Butuh Tauladan September 11, 2008 1:38 pm admin Dari Blogger – Agreegator Dari https://pintubatam.wordpress.com/2008/09/10/proses-demokratisasi-di-indonesia-butuh-tauladan/ […]

  2. Mujitumorang Said:

    Iya bang Rud…! Emank sih kalo diikutin semua tingkah laku para politisi tersebut, nyesel rasanya telah memilih mereka.
    Tapi lebih parah lagi kalo kite tidak memilih, karena yang akan duduk nantinya adalah orang2 yang tidak bertanggung jawab.
    So, sekalipun yang kita pilih kemarin mempunyai kelemahan disana-sini, kita boleh berharap hari esok lebih baik dan pilihan kita saat ini lebih baik dari yang kemarin.

    Setuju ame bang Rudi, kita harus menggunakan hak pilih kita.

    Sukses Bro…!

  3. pintubatam Said:

    Trims morrow atas kunjungannye… Kapan kite discuss lg tentang cerita si Anak Hilang dah Kembali ? Hayo di tunggu kabar nya yah


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: